🚨Tahun 2030–2045:

Anak Kita Akan Menghadapi Persaingan Kerja yang Lebih Sengit dari Hari Ini

Bekasi job fair
Serapan lowongan

📉Lowongan semakin dikit
📈Pelamar makin banyak!

-Bonus Demografi-

Cari kerja makin susah!❌

⁉️Jadi apa yang bisa kita lakukan dari sekarang?

Jawabannya bukan les matematika tambahan.

 

Anak-anak kita butuh sesuatu yang berbeda.

Mereka butuh skill yang benar-benar dicari di masa depan.

 

Skill yang dibutuhkan agar bisa bersaing di dunia kerja dan usaha, dalam dan luar negeri!

 

#KaburAjaDulu ?? Siapa takut

Skill Paling Dicari

Menurut World Economic Forum berikut keterampilan atau skill yang paling dicari di 2030 nanti:

Top skills 2030

✅Solusi dari Akademi21

Akademi21 adalah tempat anak-anak belajar keterampilan abad ke-21 lewat metode yang fun, aplikatif, dan berbasis proyek.

Kami tidak mengajarkan hafalan. Kami membentuk anak untuk:

🔑 1. Bisa Berpikir & Berkomunikasi dengan Percaya Diri
💬 Public Speaking
📚 English Communication
🧠 Critical Thinking via Literature Circle & Socratic Method

 

🔧 2. Bisa Membuat, Bukan Hanya Memakai
💻 Coding (Scratch, Roblox, Unity, Python)
🤖 AI Developer: Buat AI sendiri, bukan hanya pengguna
📱 Projek nyata: Game, aplikasi, bisnis mini

 

📈 3. Punya Portofolio yang Bicara Lebih Kuat dari Nilai Rapor
📁 Proyek nyata
📹 Video presentasi
🌟 Showcase di LinkedIn & CV sejak remaja

Coding

Anak-anak mulai dengan hal yang mereka sukai: membuat game sendiri di Scratch, Roblox, dan Unity.
Tapi petualangan mereka tidak berhenti di situ. Setelah nyaman dan percaya diri, mereka naik level ke bahasa pemrograman paling populer (Python) dan mulai belajar Machine Learning serta Data Science untuk memecahkan masalah dunia nyata.
Dari bermain, mereka tumbuh jadi pencipta solusi teknologi masa depan.

Game AI

Melengkapi kemampuan coding, anak-anak belajar membuat game seperti Gunting-Batu-Kertas digital yang bisa mengenali gerakan tangan mereka sendiri menggunakan kamera dan teknologi Machine Learning
Mereka tak hanya main game—mereka membuat game yang bisa berpikir dan mengenali gerakan manusia!

Membuat game berbasis AI dengan men-train data berupa pose tangan untuk game gunting-batu-kertas

Public Speaking

Pintar saja tidak cukup kalau anak tak bisa mengutarakan pendapatnya.
Kami membekali anak dengan teknik public speaking sejak dini, agar mereka berani, jelas, dan meyakinkan saat berbicara di depan kelas, saat wawancara kerja, atau saat memimpin tim.
Kami melatih anak untuk bicara dengan dampak, bukan hanya berbicara.

Kelas Online Public Speaking menggunakan Immersive View memberikan pengalaman menyenangkan

English Circle

Banyak anak belajar grammar bertahun-tahun, tapi tetap takut bicara. Di English Circle, anak akan berlatih berdiskusi, berpikir kritis, dan mengungkapkan ide dalam Bahasa Inggris lewat metode Literature Circle dan Socratic Seminar.
Belajar Bahasa Inggris jadi hidup, bermakna, dan menyenangkan 

English Circle bukan program Bahasa Inggris biasa. Anak akan berdiskusi dalam group dengan topik yang berbeda setiap minggunya. Bukan hanya melatih dan mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris, tapi juga terbiasa menyampaikan pendapat, atau analisa dengan perspektif tertentu, yang akan mengembangkan kemampuan berpikir, critical thinking, dengan terstruktur dan sistematis.

Kreatif Dengan AI

Setelah memahami dasar-dasar AI, anak-anak akan belajar memanfaatkan berbagai tools AI untuk menciptakan karya dan solusi yang bisa digunakan di dunia nyata. Mereka akan membuat workflow kreatif untuk menghasilkan, misalnya,

  • 🎬 Video motion graphic & iklan produk

  • 📖 Cerita pendek & buku mewarnai

  • 🛒 Mini bisnis online yang dijalankan dari rumah

Membuat Video Ads dengan menggunakan AI

Anak-anak akan diperkenalkan pada berbagai tools AI seperti ChatGPT, Leonardo, RunwayML, Immersity, Microsoft Designer, Canva, hingga Eleven Labs untuk voice over — semua dirancang untuk membantu mereka mewujudkan ide jadi karya nyata. Dengan memahami cara kerja tiap tools, mereka akan belajar menyusun workflow kreatif yang menggabungkan kekuatan teknologi dan imajinasi, semua dikuasai sejak usia muda!

AI Developer

🤖 Bukan Hanya Pakai, Tapi Mengerti dan Membuat​

Di Akademi21, anak-anak tidak hanya diajari menggunakan AI, tapi juga memahami bagaimana AI bekerja. Mereka akan belajar tiga cabang utama dalam Artificial Intelligence:

  1. Machine Learning — bagaimana komputer belajar dari data dan membuat prediksi,
  2. Computer Vision — bagaimana AI mengenali gambar dan gerakan seperti wajah atau pose tangan,
  3. Large Language Models (LLM) — bagaimana chatbot seperti ChatGPT bisa “berbicara” layaknya manusia menggunakan DeepSeek R1

Anak-anak akan menciptakan Real-World Project berbasis AI, mulai dari game interaktif, chatbot pintar, hingga aplikasi pengenal gambar.

Computer Vision - Analisa pertandingan tenis menggunakan YOLO11

Real-world Project

Di Akademi21, anak-anak tak hanya belajar teori — mereka menerapkan ilmunya lewat proyek nyata yang berdampak. Dua di antaranya adalah: Heart Disease Prediction, di mana siswa menggunakan data kesehatan untuk memprediksi risiko penyakit jantung, dan Credit Card Fraud Detection, yang mengajarkan bagaimana AI bisa mengenali transaksi mencurigakan untuk mencegah penipuan. Proyek seperti ini melatih siswa untuk berpikir seperti data scientist muda, sambil menyadari bahwa teknologi bisa digunakan untuk membantu kehidupan manusia.

Machine Learning - Heart Disease Prediction

Machine Learning - Credit Card Fraud Detection

Portfolio & Showcase

🌟 Tunjukkan Karya, Bangun Jejak Digital Sejak Dini 🌟

Di Akademi21, anak-anak tidak hanya membuat proyek, tapi juga belajar cara menampilkan dan membagikannya secara profesional. Mereka akan dibimbing membangun portfolio digital dan membuat akun LinkedIn untuk mulai membentuk identitas profesional sejak remaja. Anak juga diajarkan bagaimana menulis deskripsi proyek, mengunggah hasil karya, dan berkontribusi dalam komunitas digital yang positif.
Karena di masa depan, yang terlihat dan bisa dibuktikan lebih berharga dari sekadar nilai rapor.

Portfolio

Portofolio - Merekam Karya dan Jejak Pembelajaran Anak

Libnkedin

Personal Branding & Kontribusi ke Komunitas Meningkatkan Eksposure

Testimoni Orang Tua

…Anak saya makin pede di sekolah, malah ngambek kalau ngga ditunjuk mimpin doa…

Fadhilla Gobel

Orang Tua Aleesya, 7 tahun

..Saya tidak menyangka kemajuan anak saya sepesat ini..

Fitriani Dahlan

Orang Tua Ziyad 11 tahun & Zavier 8 thn

My son Adrian said, He loves coding most but he needs public speaking session every day to improve his Bahasa Indonesia..

Francisca Lambe

Orang Tua Belle 15 thn & Adrian 12 thn

Konsultasi Pendidikan Gratis!

Sesi konsultasi pendidikan bersama Akademi21!

Dalam sesi ini, kita akan membahas:

✨ Keterampilan masa depan apa saja yang perlu dipersiapkan

✨ Penjelasan program pendidikan Akademi21

✨ Tanya-jawab Pendidikan Berbasis Keluarga (Homeschooling)

Mohon hadir tepat waktu, penggunaan laptop lebih diutamakan saat meeting.

Frequently Asked Questions

Untuk usia berapa saja program Akademi21?

Program kami dirancang untuk anak usia 7 hingga 19 tahun, dengan level dan pendekatan yang disesuaikan dengan usia dan pengalaman belajar.

Tidak perlu. Semua program dimulai dari dasar yang menyenangkan dan mudah dipahami. Kami akan menyesuaikan materi sesuai kemampuan anak.

Kelas diadakan 100% online via Zoom, tapi tetap interaktif, engaging, dan dipenuhi aktivitas menarik layaknya kelas tatap muka.

Ya. Kami menyediakan laporan berkala, serta mengadakan sesi showcase dan konsultasi untuk orang tua agar bisa melihat langsung hasil karya anak.

Cukup laptop atau PC, koneksi internet stabil, dan headset. Untuk beberapa kelas, kamera aktif akan membantu pengalaman belajar yang maksimal.

Tidak, Akademi21 membantu anak mengembangkan portfolio digital untuk personal branding yang lebih baik

Tentu! Kami menyediakan trial gratis 1x pertemuan agar anak bisa merasakan langsung serunya belajar di Akademi21. Hubungi kami via Whatsapp untuk mengetur jadwal trial.

Ada Pertanyaan Lain?